27 Ton Bahan Semai Ditebar! Sinergi BPBD DKI Jakarta & PT. Rekayasa Atmosphere Indonesia Cegah Cuaca Ekstrem

Menghadapi ancaman cuaca ekstrem yang kerap memicu bencana hidrometeorologi pada awal tahun, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengambil langkah mitigasi proaktif melalui pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Dalam pelaksanaannya, operasi strategis ini merupakan wujud sinergi antara BPBD DKI Jakarta bersama PT. Rekayasa Atmosphere Indonesia, serta didukung penuh oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan armada udara TNI Angkatan Udara (TNI AU). Digelar selama 12 hari berturut-turut, terhitung sejak tanggal 16 hingga 27 Januari 2026 dengan posko komando di Pangkalan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, misi ini difokuskan untuk mencegat dan mengendalikan intensitas curah hujan yang berpotensi mengguyur wilayah ibu kota guna menekan risiko terjadinya banjir.

Dalam menjalankan misi udara tersebut, operasi mitigasi ini mengandalkan armada pesawat udara tipe Casa C-212 sebagai wahana utama untuk melakukan penyemaian. Selama belasan hari bermanuver di udara dan memantau pergerakan awan yang membawa presipitasi tinggi, tim operasi menebar total 27.200 Kg bahan semai langsung ke dalam awan-awan target. Komposisi material semai yang digunakan secara khusus untuk mempercepat proses kondensasi awan sebelum awan tersebut memasuki wilayah Jakarta, yakni terdiri dari 12.800 Kg Natrium Klorida (NaCl) dan 14.400 Kg Kalsium Oksida (CaO).

Sebagai bagian dari ikhtiar penanganan bencana berbasis teknologi atmosfer, langkah mitigasi ini dievaluasi efektivitasnya secara berkelanjutan. Berdasarkan data pemantauan pasca-operasi, intervensi penyemaian awan masif yang dilakukan selama 12 hari pelaksanaan tersebut tercatat dapat mengurangi curah hujan sebesar 30 hingga 40% dari potensi awal pembentukan awan di wilayah DKI Jakarta selama periode operasi. Pelaksanaan modifikasi cuaca ini menjadi wujud nyata bahwa kolaborasi instansi pemerintah bersama PT. Rekayasa Atmosphere Indonesia dapat memaksimalkan upaya untuk memitigasi dampak cuaca ekstrem di kawasan ibu kota.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top